Tuesday, March 25, 2014

SI PEREKAT YANG HANDAL SEBAGAI BAHAN BANGUNAN YANG ISTIMEWA


SI PEREKAT YANG HANDAL SEBAGAI  BAHAN BANGUNAN
YANG ISTIMEWA


Didalam dunia pembangunan baik untuk hunian ataupun rumh dll,merupakan suatu hal yang utama bagi kehidupan manusia dalam bersosialisasi antar sesama,dengan adanya hunian yang layak  serta indah akan membentuk dan mencerminkan kepribadian , bahwa dengan berdirinya bangunan yang kokoh akan ada peran sangat penting, rancangan dan pembuatannya , diantaranya yang pokok adalah Bahan bangunan  yang paling utama guna menyatukan itu semua yaitu bahan perekat yang kuat dan memang sudah benar-benar teruji dilapangan.
Mungkin ketika ditanya apakah bahan perekat didalam bangunan yang berperan aktif dan utama semuanya akan mengatakan Semen ,..ya semen .. itu hal yang umum , tapi apakah kita telah mengetahi tentang kelayakan dan kekuatan perekat  yang terbaik , mungkin diantaranya masih sangat minim pengetahuan tentang perekat yang baik untuk bahan-bahan Material bangunan rumah,  kita ambil contoh. Yang umum terjadi menggunakan semen dengan berbagai macam produk tanpa mengenali sifat dan kekuatan yang telah terbukti.


Seperti halnya jika kita bahas  sejauh manakah perekat bahan bangunan anda  terhadap ketahan bangunan ataupun tipe struktur bangunan rumah anda?.. mungkin ada istilah ketika dibangun indah esok lusa sudah resah, resah kenapa?..karena sudah nampak belahan dinding .. sudah tidak setabilnya tiang rumah dan banyak lagi kejadian-kejadian tersebut . nah disanalah kita harus benar-benar teliti, karena hunian tempat kita tinggal bukanlah hotel yang hari ini kita huni besok pagi kita tinggalkan, tapi hunian kita ini merupakan tempat kita membangun sebuah keluarga yang akan terus berkembang, maka dari itu kita harus tepat memilih  untuk bahan perekat rumah  haruslah yang telah teruji. 

Dari generasi kegenerasi maka kitapun harus terus bertahan dan berharap terhadap kemajuan  akan kualitas-kualitas yang terbaik untuk hunian kita agar tetap indah dan aman di tempati, walupun dengan model yang beragam dan indah bisa tetap awet hingga ganti generasi sipenghuninya. Membahas tentang daya tahan yang sudah pasti nomor utama bagi pembangunan rumah merupakan hal yang sangat rentan sekali karena dengan banyaknya produk  perekat bisa membuat kita terkecoh,bahkan yang dipandang baik pada jangka pendek itu yang dipandang, dengan kemewahaan dan kekokohan hunian setelah selesai pembangunan, nah jika ditanya ..apakah mau harus kita rehab pertahunnya atau kelipatannya apa memilih yang sekali tapi kita bisa menikmati kualitas kekuatannya, dengan jangka pembetulan yang cukup lama, kembali lagi kepada kekuatan siperekat bangunan  yang bisa mendirikan setiap potongan batu bata hingga kokoh.


Produk yang sudah sangat kita kenal cukup lama adalah produk perekat bahan-bahan bangunan yaitu semen Tiga Roda ,yang merupakan perekat yang benar-benar handal dalam menyatukan setiap potongan bata dari setiap rekatannya bisa melindungi bangunan dengan ketahaan lama untuk masa sekarang dan masa yang akan datang serta dapat  diwariskan kepada generasi penerus para penghuni di dalamnya.     Inilah yang memang sudah benar-benar terbukti dari generasi ke generasi. Itulah yang dinamakan kerja cerdas, karena khusus hunian atau rumah yang harus kita perhatikan adalah daya kekuatan bangunan dari berbagai kemungkinan, seperti  ujan,angin,panas. Itu merupakan pokok penting. Janganlah kita  sekali-kali  menyepelekan siperekat atau produk semen yang kita gunakan.  Jika kita menganalisa si perekat bahan bangunan ini maka kita akan menemukan banyak sekali kelebihan-kelebihannya , diantaranya sebagai pelindung kompenen bangunan  yang sudah umum.

Jika kita mengulas produk dari perekat bangunan (semen)  sudah hampir lebih dari 3 jenis produk dengan label yang diantara mereka  mempunyai keunggulan sendiri-sendiri, tapi dengan ketahanan yang lama dalam awal pemakaian, memang harus terima bahwa kebanyakan kita terkecoh dengan yang baru , tanpa memikirkan yang lama .. ,.ko bisa ? mungkin bertanya,,,? ,, jadi kita harus bisa membuka bahwa yang lama itu telah terbukti hingga puluhan tahun, berarti kualitasnya akan semakin baik ketimbang  hal yang baru dan masih rentan dalam  kualitasnya.

Nah ini merupakan pemilihan produk yang tepat ..irit tidak harus sering-sering memperbaiki tempat hunian kita akan tampak aman dan rapih dengan perawatan yang tentunya kita jaga semua, bahan-bahan bangunan ataupun material bangunan juga menjadi nomor 2 dalam pembangunan harus bisa cekat tanggap dalam memilih .  yang pastinya kekuatan yang terbaik dan perekat yang benar-benar handal adalah perekat yang istimewa sudah dari generasi ke generasi, yaitu  perekat (semen) Tiga Roda ,
Berikan yang terbaik untuk diri kita,keluarga dan generasi yang akan datang, karena pembanguna itu pasti akan tetap ada, berikan yang baik untuk lebih baik dimasa yang akan datang.



Thursday, February 27, 2014

Sejarah Raden Kian San Tang

Sejarah Raden Kian San Tang

tulisan oleh: Kandjeng Pangeran Karyonagoro, 2005
Kian Santang adalah tokoh tasawuf dari tanah pasundan yang ceritanya melegenda khususnya di hati masarakat pasundan dan kaum tasawuf ditanah air pada umumnya. Tokoh kian-santang ini pertama kali berhembus dan dikisahkan oleh raden CAKRABUANA atau pangeran walangsungsang ketika menyebarkan islam di tanah cirebon dan pasundan. Pangeran cakrabuana adalah anak dari prabu sili-wangi atau jaya dewata raja pajajaran, yang dilahirkan dari permaisuri ketiga yang bernama nyi subang larang, subang-larang sendiri murid dari mubaliq kondang yaitu syeh maulana-hasanudin atau terkenal dengan syeh kuro krawang.
Mulanya yaitu, ketika raden walangsungsang memilih untuk pergi meninggalkan galuh pakuan atau pajajaran, yang di sibebabkan oleh keberbedaan haluan dengan keyakinan ayahnya yang memeluk agama “shangyang”, pada waktu itu. diriwayatkan beliau berkelana mensyi’arkan islam bersama adiknya yaitu rara santang (ibu dari syarif hidayatullah atau “sunan gunung jati”) dengan membuka perkampungan di pesisir utara yang menjadi cikal-bakal kerajaan caruban atau kasunanan cirebon yang sekarang adalah “kota madya cirebon”.
Legenda kian-santang sendiri diambil dari sebuah kisah nyata, dari tanah pasundan tempo dulu yang ceritanya pada waktu itu tersimpan rapi berbentuk buku di perpustakaan kerajaan pajajaran. Karena pajajaran adalah hasil penyatuan dua kerajaan antara galuh dan kerajaan sunda pura yang dimana kerajaan galuh dan sundapura adalah dua kerajaan pecahan dari taruma negara, yang di masa prabu PURNA-WARMAN yaitu raja ketiga dari kerajaan taruma negara yang di pecah menjadi dua yaitu tarumanegara yang berganti sundapura dan ibukota lama menjadi galuh pakuan. Dan jaya dewata menyatukan kembali dua pecahan kerajaan taruma negara menjadi pajajaran.
Di mana di kisahkan pada waktu itu yaitu abad ke 4m atau tahun 450 pernah terdapat putra mahkota yang sakti mandraguna bernama GAGAK LUMAYUNG yang dalam ceritanya “di tataran suda dan sekitarnya ,tak ada yang mampu mengalahkan ilmu kesaktiannya. hingga suatu saat datang pasukan dari dinasti TANG yang hendak menaklukkan kerajaan tarumanegara. namun berkat gagak lumayung, pasukan TANG dapat di halau dan tunggang-langgang meninggalkan taruma negara.
Semenjak itu raden gagak lumayung di beri sebutan ”KI AN SAN TANG” atau ”penakluk pasukan tang” Di ceritakan sang kiansantang ini karena saking saktinya hingga dia rindu kepingin melihat darahnya sendiri. Hingga sampailah di suatu ketika sa’at dia mendapat wangsit di tapabratanya bahwah di tanah arab terdapat orang sakti mandraguna.  Konon: dengan ajian napak sancangnya raden kian santang mampu mengarungi lautan dengan berkuda saja. “Di mana dalam ceritanya ketika sampai di pesisir beliau bertemu seorang kakek ,dan padanya dia minta untuk di tunjukan di mana orang sakti yang kian santang maksud tersebut”.  Dan dengan senang hati si-kakek tersebut menyanggupinya dan sementara dia mengajak beliau “kiansantang” untuk mampir dulu ke rumahnya.
Al-kisah setelah sampai di rumahnya tongkat dari sang kakek tersebut tertinggal di pesisir dan minta kian santang untuk mengambilkanya ,konon dikisahkan si-kian santang tak mampu mencabutnya sampai tanganya berdarah-darah ,disitulah kian santang baru sadar kalau kakek itu adalah orang yang di carinya.  Dan akhirnya dengan membaca kalimah syahadat yang di ajarkan sang kakek tadi “yang akhirnya menjadi guru spiritualnya” tongkat tersebut dapat di cabut .
Cerita tersebut membumi sekali sampai saat sekarang. Dan yang aneh, kebanyakan orang menduga kalau kian santang itu adalah raden walang sungsang. Padahal banyak sekali cerita yang sepadan dengan kisah raden walang sungsang tersebut. Yang sesungguhnya dialah yang mengisahkan justru dialah yang di kira pelaku (raden walang sungsang atau pangeran cakrabuana) sebagai tokoh yang diceritakan itu. Tujuannya adalah hanya sebagai media dakwah dan penyebaran islam di bumi cirbon dan sekitarnya. Sehingga sampai sekarang banyak kalangan yang menyangka raden walangsungsang adalah kian santang bahkan ada yang menafikan kian santang adalah adik cakrabuana dan kakak dari rara santang.
Raden walangsungsang mengambil cerita ini dari perpustakaan kerajaan pajajaran dengan pertimbangan karena kisah itu mirip dengan kisahnya, Yang di mana kian santang setelah pulang dari arab dia ingin meng-islamkan ayahnya prabu purnawarman namun di tolaknya dan kian santang memilih meninggalkan istana dan tahtanya di berikan adiknya yaitu darmayawarman. Begitu pula raden walang sungsang yang pernah merantau ke arab dan meningkahkan adiknya rara santang yang di ambil istri oleh putra kerajaan mesir waktu itu dan pernikahan berlangsum di mesir yang dari perkawinan inilah nanti akan lahirlah raden syarif hidayatullah atau sunan gunung jati.
Keinginan Walangsungsang untuk meng-islamkan prabu siliwangi ditolak mentah-mentah dan ayahnya tidak ingin bertarung dengan anaknya maka dia memilih mensucikan diri atau bertapa, konon beliau menjelma macan putih. Pengambilan kisah penokohan dalam sebuah ceritra seperti ini sebenarnya pernah pula terjadi pada era sebelum raden walang sungsang yang tepatnya dilakukan oleh raja jaya-baya (raja islam pertama di tanah jawa) dari kerajaan panjalu atau kediri, di mana suaktu masih di pegang raja airlangga kerajaan tersebut bernama kerajaan KAHURIPAN dan karena kedua anaknya semua meminta tahta maka kahuripan di bagi dua yaitu panjalu dan jenggala. Sepanjang perkembangan dua kerajaan tersebut selalu bermusuhan dan pada masa kerajaan panjalu dirajai oleh jaya baya, panjalu mampu menaklukkan jenggala dan di satukan lagi antara jenggala dan panjalu.
Pada waktu panjalu menaklukkan jenggala rajanya jaya-baya meminta empu sedha dan empu panuluh untuk mengutip naskah dari india yang judulnya maha barata. namun di ferifikasi dengan gaya jawa. Sebagai perlambang atas kemenangan perang saudara panjalu atas jenggala. Yang akhirnya kitab tersebut di beri judul barata-yuda. Dan dalam kisah klasik jawa ini banyak kalangan masarakat yang mengira bahwa jaya baya adalah kelanjutan dari trah barata yaitu cicit dari parikesit putra abimanyu.

Juga kisah lainnya yang serupa pernah pula hadir kemasarakat yang tujuannya waktu itu sebagai media dakwah untuk melindungi rongrongan ajaran syariat terhadap kaum sufi.maka ketika bergerak menyebarkan islam WALI SONGO menurt banyak kalangan membuat cerita al-halaq fersi indonesia yaitu syeh siti jenar. Yang menurut Doktor Simon dari UGM Yogja berdasarkan temuannya karya-karya besar berupa naskah suluk dari sunan kali jaga dan lain sebagainya. Dapat di pastikan tokoh siti jenar adalah imajener hanya untuk media dakwah dan melindungi islam agar tetap pada ajaran ahlusunah wa jamaah.

Tuesday, February 4, 2014

KEBERKAHAAN DIANTARA KAMI DARIMU TUHANKU

TAHUN YANG PENUH BERKAH SELALU ...AMIIN 

Bismillah ..itu kata yang pertama aku ucapkan untuk mengawali tahun 2014 ini .. tidak terasa sudah menginjak bulan kedua ditahun baru ini , beberapa kejutan ditahun ini aku dapatkan bersama keluarga .. hal baik yang kudapat merupakan titik terang ditahun ini .. keberkahaan yang kami dapatkan semoga menjadi manfaat ,sehingga bisa memberikan yang terbaik buat semua orang . hal yang membuat aku sadari bahwa Tuhan akan memberikan apa yang sedang kita butuhkan , padahal kita sendiri tidak menyadari bahwa kita sekarang butuh hal tersebut, yang ada kita memikirkan kebutuhan diluar yang memang sekrg kita butuhkan. 
memang itulah manusia  yang selalu ingin yang lebih dari apa yang diminta. 

alhamdulillah kata yang kedua aku ucapkan dengan apa yang aku dan keluarga dapatkan. dibulan Oktober 2013 aku menulis kisah tentang istriku sendiri yang memang menurutku ketika ia menceritakannya penuh sekali perjuangan dan bisa menginspirasi orang apa arti itu PERJUANGAN ,PANTANG MENYERAH mungkin itu yang aku simpulkan terhadap kisah perjalanan hidup Istriku ini. aku ikutkan kisah hidupnya di acara MANULIFE salah satu asuransi yang cukup terkenal di indonesia. acara ini merupakan sebuah kisah inspratif yang bisa menjadi sebuah motifasi untuk semua orang, setelah 3 bulan kemudian bahkan akupun lupa bahwa aku telah memberikan kisah ini.., maka adalah telpone keistriku agar menghadiri acar asuransi tersebut di jakarta dengan tambahan kabar akan di umumkannya kisah TERINSPIRATIF , maka dengan senang hati aku mengantar istriku ke Jakarta ,yang waktu itu tepatnya di MALL CASABANKA , setelah disana aku juga agak bingung harus kemana, dan harus apa yang dilakukan, tapi ternyata sudah banyak para wartawan dari berbagai media , setelah istriku dipersilahkan duduk dikursi yang disediakan aku memilih berada di belakang pangung .. , sesekali istriku mengirimkan pesn singkat (sms) kepadaku harus bagaimana dan apa yg dilakukan, aku hanya berkata "tenang dan tarik nafas " untuk menghilangkan grogi ,.. setelah beberapa saat diumumkanlah tiga orang yang menjadi kisah terinspiratif ,, sungguh tak kusangka ketika terdengar nama istriku disebutnya pertama kali .." ..NINING WARNINGSIH"....aku sungguh terharu dan gemetar , bahwa kisah hidup istriku benar-benar bisa menginspirasi orang-orang , disana disebutkan bahwa dari 1118 kisah ..yang termasuk terinspiratif adalah kisah hidupnya Istriku. rasa syukur aku panjatkan dan hamdallah tak henti-hentinya aku ucapkan dalm hati. pada waktu itu  tepat dibulan terakhir 2013 . 



setelah mendapatkan cindera mata seperti tulisan dari papan dan sebuah permainan yang bertuliskan Manulaife yang berbentuk ular tangga,.. dan mendapat kejutan yang tidak aku sangka sebelumnya , yaitu sebuah Uang yang akan diberikan diawal bulan januari 2014 sebagai ucapan terimakasih dan penghargaan,., aku sangat kaget dan kembali bersyukur apalagi setelah mendengar bahwa nominalnya sungguh sangat pantastis untuk sebuah goresan dan cerita singkat yang dibuat itu, yaitu Rp.16.666 ,jt sungguh sangat terharu aku dan bersyukur.

awal tahun dibulan pertama ternyata semua itu benar .."alhamdulillah"...,kembali dibulan pertama Januari 2014  aku dan istri menerima kunjungan wartawan media dari TABLOID WANITA INDONESIA yang berbincang-bincang bersama Istriku dan sekaligus bertanya tentang usaha FASHION LUKIS yang kami berdua bangun, aku kira hanya perbincangan biasa saja ternyata  seminggu kemudian diakhir bulan dan awal bulan ini Februari kisah Istriku dan usaha kami diangkat dimedia  TABLOID WANITA INDONESIA sungguh tak disangka ,.. aku dan istri kembali bersyukur dan mengucapkan "ALHAMDULILLAH" semoga semua ini bisa barakah dan bermanfaat untuk orang banyak .

di awal tahun yang begitu penuh keberkahaan yang diberikan mu ya tuhanku.. semoga kami tetap tergolong orang -orang yang bersyukur padamu. danjadikanlah yang terbaik dari yang baik agar kami bisa saling berbagi. untuk selanjutnya entah apa yang dipersiapkan tuhan untuk keluarga kecil kami , semoga bisa bermanfaat . 

Tuesday, October 15, 2013

SEJARAH KARANG KAMULYAN (CIAMIS)

CAHAYA  DIKARANG KAMULYAN
(CIAMIS)

Pagi itu sinar mentari begitu tajam menerpa setiap celah pepohonan yang rimbun dan menerangi jalanan dan dinding bangunan kerajaan yang nampak kokoh ini merupaka sebuah kerajaan yang berdiri yang lebih tua daripada Majapahit yang waktu itu masih belum berdiri, masyarakat yang tentram penuh kedamaian tercipta di daerah ini yang merupakan pusat pemerintahaan kerajaan Galuh dekat CIAMIS yang disebut dengan “KARANG KAMULYAN” yang berarti Tempat yang mulia, yang banyak disinggahi dan dijadikan sumber kejayaan negeri galuh pada waktu itu.

Kerajaan galuh ini sangat luas kekuasaannya membentang dari Ujung Kulon,Ujung Barat Jawa sampai ke Ujung Galuh yaitu saat ini adalah muara sungai berantas Surabaya. Raja yang memerintah pada waktu itu adalah Prabu Adimulya Sanghyang Cipta Permana Dikusumah, masyarakat begitu makmur dan sejahtera tidak ada permasalahan yang sangat rumit karena setiap permasalahan pasti di pecahkan dan di tengahi oleh sang prabu dengan sangat bijaksananya sehingga sangat di cintai oleh masyarakat galuh, sang prabu memiliki dua permaisuri yang pertama adalah Dewi Naganingrum dan Dewi Pangrenyep. Setelah beberapa waktu sang Prabu mendapatkan petunjuk bahwa dia harus melakukan Tapa Brata dan meninggalkan istana namun hatinya bimbang siapa yang harus menggantikannya sebagai raja selama dia pergi bertapa, akhirnya kembali mendapat petunjuk dan melihat dari kesaktiannya bahwa dia harus memanggil Patihnya ke istana yaitu patih Aria Kebonan, maka sang prabu memerintahkan prajuritnya agar memberitahukan bahwa dia ingin bertemu di istana.

Setelah beberapa waktu nampak Patih Aria Kebonan dengan langkah tegapnya menuju pendopo istana untuk menemui sang prabu yang tadi berkata melalui prajurit ingin bertemu di pendopo istana, sekaligus dia juga ingin melaporkan tentang keadaan  kerajaan . ketika sesampainya di pendopo istana dia duduk bersila sambil menunggu sangprabu datang, ia memandang kesebagian penjuru istana nampak para pelayan tengah sibuk mondar mandir dan para prajurit yang sedang menjalankan tugas pengamanan, sesekali ia di hormati dan disapa oleh para prajurit yang melihat dia duduk disana, disela-sela pandangannya itu tanpa sadar dia terbawa bujuk rayu setan sehingga dia mempunyai pikiran betapa enaknya menjadi seorang raja apapun akan dipenuhi takan ditolaknya, ketika pikirannya semakin melambung dengan hayalannya tiba-tiba ia dikagetkan dengan suara yang memanggilnya dan berkata  “ Aria Kebonan, apakah benar kau ingin menjadi raja ..?”… sang Prabu mengetahui karena di anugrahi kesaktian yang cukup tinggi. Aria kebonan merasa tercengang dan kaget mendengar perkataan raja sehingga membuyarkan apa yang sedang ia renungkan tadi, dia terdiam sejenak mukanya tertunduk tak berani sedikitpun menengadah melihat muka sang prabu dan

berkata “ Tidak yang Mulya , saya tidak berani dan takan bisa .”

“ Jangan Berbohoong,  Arya Kebonan ..Aku tahu itu..” raja sedikit keras nadanya karena Aria Kebonan sedikit berbohong,

“Maaf , Yang Mulya.. saya hanya berfikir sejenak saja “.., “Yah aku akan membuat engkau menjadi raja selama aku pergi Bertapa , engkau akan menjadi raja  dan memerintah dengan benar …tapi kamu tidak boleh tidur dengan kedua istriku, Dewi Pangrenyep dan Dewi Naganingrum sebagai istrimu “

“Ba,,baik Yang  Mulya” perkataannya sedikit tertahan karena dia tidak berani berfikir yang macam-macam sehingga sang prabu mengetahui kembali apa yang dibicarakan dalam hatinya. Sang prabu berkata kembali seraya memegang kedua pundak Aria Kebonan agar bangkit dari duduknya ,” Aku akan merubah kamu menjadi seorang Pria yang gagah dan berwibawa dengan penampilan menyerupai ku .. beritahu kepada semua orang dan masyarakat bahwa aku telah muda kembali dengan kesaktianku dan kamu akan bergelar menjadi Prabu Brama Wijaya, sementara aku akan pergi bertapa ketempat rahasia yang tak seorangpun mengetahui. Dengan demikian kau akan menjadi Raja”…

Setelah sang Prabu merubah penampilan dan bentuk sang Arya Kebonan maka meninggalkan istana untuk bertapa, sedangkan Arya kebonan melakukan titah sang prabu untuk mengaku dirinya yang lebih muda karena kesaktiannya, dan berganti nama menjadi Prabu Brama Wijaya, masyarakat mempercayai hal tersebut karena memang sang prabu telah terkenal dengan kesaktiannya. Hanya ada yang tidak percaya dia adalah Batara Lengser yang mengetahui perjanjian antara Raja dan patih tersebut karena dia tak sengaja mendengarkan ucapan kedua Raja dan Patih tersebut, Prabu Brama Wijaya menjadi sangat bangga bahkan menghina Batara Lengser yang tidak mampu berbuat apa-apa, dan memperlakukan para permaisuri dengan kasar, kedua permaisuri tersebut sebetulnya telah mengetahui sehingga dia berpura-bura ketika dihadapan para masyarakatnya. Kejadian tersebut terus berlangsung sehingga keadaan istana menjadi kurang harnonis .

Waktu terus bergulir Prabu Brama Wijaya semakin berulah dengan kekuasaannya sehingga benar-benar semua dijadikan budaknya, dia lupa kan perjanjian dia kepada sang Raja karena telah dibutakan dengan tahta dan jabatan yang selam ini ia inginkan, suatu malam kedua Permaisuri mendapatkan petunjuk lewat mimpinya bahwa ada Cahaya seperti bulan menghampiri mereka. Mereka melaporkan hal ini itu kepada Prabu Brama Wijaya, sesaat setelah bercerita maka munculah Batara lengser dan mengusulkan untuk mengundang seorang pertapa yang disebut Ajar Sukaresi yang tidak lain adalah sang Prabu Permana Dikusumah yang waktu itu akan bertapa untuk menjelaskan mimpi yang bisa dikatakan aneh tersebut. Prabu Brama Wijaya setuju dan memanggil petapa tersebut dating keistananya untuk menjelaskan arti mimpi tersebut, ketika berhadapan dengan sang Prabu dia tidak menyadari bahwa yang dihadapannya itu adalah raja yang sah yaitu Prabu Permana Dikusumah, lalu ia bertanay “ Hai petapa .. apa arti dari mimpi istri-istri ku ini.?” Sang petapa tersenyum dan berkata ..”Kedua Permaisuri mengharapkan seorang anak yang mulia”…sang Prabu Brama Wijaya sedikit terkejut lalu ada rasa ingin tahu seberapa jauh pertapa ini berani berbohong padanya lalu ia bertanya “ apakah anak-anak mereka perempuan atau laki-laki?”..maka kembali pertapa ini berkata ‘ semuanya anak laki-laki Yang Mulia”.. sebenarnya sang Prabu Brama Wijaya tidak ingin kekuasaannya jatuh kepada anak yang dikandung oleh kedua istri Prabu Permana Dikusumah , maka dengan cepat dia mengambil sebuah keris dan menghujamkan kepada tubuh sang petapa tersebut tapi gagal yang ada keris tersebut bengkok tak sedikitpun terluka, maka sang petapa tersebut berkata “apakah sang Prabu menginginkan kematian saya..” dengan mengankat tangannya yang memegang keris yang tadi tidak mempan di tubuhnya sang pertapa berkata kembali “ jika begitu saya akan mati di depan Yang Mulia”.. maka sesaat itu tembuslah tubuhnya oleh keris tersebut yang tadi tak sedikitpun melukainya, dengan masih keadaan kesal dan merasa dipermalukan oleh pertapa bahwa ilmunya masih rendah.. dengan marahnya dia melempar tubuh sang petapa yang tiada lain Prabu Adimulya Shangyang Cipta Permana Dikusumah tersebut kehutan, dan setelah di lempar kehutan ia menjelma menjadi seekor naga yang disebut Nagawiru, sesuatu memang sangat aneh dan ajaib, kedua Permaisuri itu benar-benar hamil.

Dan tak lama kemudian Dewi Pangrenyep melahirkan seorang Putra yang bernama Hariang Banga, suatu hari sang Prabu Brama Wijaya melihat keadaan Dewi Naganingrum yang tengah hamil tua.. dalam hatinya merasa ada sesuatu yang akan terjadi, maka ketika dia beristirahat dan bermimpi anak yang didalam kandungan Dewi Naganingrum tersebut berkata bahwa “Brama Wijaya kau telah melupakan semua janji-janjimu, maka tunggulah kehancuranmu dan kekuasaanmu takan lama “.. peristiwa ini benar-benar sangat mengganggu pikirannya sehingga dia ingin mencari cara menyingkirkan anak tersebut yang masih didalam kandungan. Maka ia menghasut dewi Pangrenyep bahwa kalau lahir anak itu ke istana ini maka tidak lain lagi bahwa bisa mengancam tahta anaknya Hariang Banga untuk jadi raja karena anak yang lahir dari Dewi Naganingrum lebih berhak menjadi raja. Dengan hasutan sang raja maka Dewi pangrenyep menyusun rencana ketika kelahiran sang Dewi Naganingrum anaknya akan ditukar dengan wujud binatang sehingga bisa di usir dari istana tersebut, sebelum melahirkan Dewi Naganingrum di suruh di tutup matanya dengan alas an takut banyak keluar darah dan dihawatirkan menganggu kesehatann san Dewi ,.. ketika Sang dewi terkulai  lemas setelah melahirkan dia tidak sadar akan yang dilakukan oleh Dewi Pangrenyep.. dia memasukan anknya kedalam keranjang dan dihanyutkan ke sungai Citanduy, sedangkan dia membawa seekor anak anjing dan diletakan di pangkuan dewi naganingrum, setelah mengetahui tersebut dewi naganingrum sangat terkejut dan sangat terpukul dia merasa bukan anknya .., ini tidak mungkin terjadi.. tapi apa dikata sang Prabu dan Dewi pangrenyep membuat berita kebohongan kepada masyarakt bahwa dewi naganingrum melahrkan seekor anak anjing, tapi sebagian masyarakat tidak ada yang percaya.

Brama Wijaya memerintahkan hukuman mati kepada dewi naganingrum karena telah memalukan istana, yang mendapat titah sang prabu adalah batara lengser yang harus mengeksekusinya di hutan ,.. maka dengan siapnya batara lengser membawa dewi kehutan , tapi setibanya dihutan ia membangun sebuah rumah untuk dewi naganingrum dan kembali keistana dengan bukti baju berdarah bahwa sudah membunug dewi naganingrum, yang aslinya itu adalah darah hewan, sang prabu sangat senang dengan apa yang dilaporkan oleh batara lengser. Waktu  bergulir anak sang dewi yang dibuang kesungai Citanduy diketemukan oleh seorang nenek dan kakek-kakek penangkap ikan , mereka merawatnya seperti anaknya sendiri, waktu terus berputar tidak terasa anak tersebut sudah tumbuh menjadi anak yang gagah dan ruapawan , pada suatu saat ia sedang bermain dan melihat seekor burung yang tengah bertengger di atas ranting dan seekor monyet yang sedang asik memakan buah pisang.. ia bertanya “  Burung apa itu dan monyet apa itu ayah..?”.. maka sang kakek menjawab “itu adalah burung Ciung dan Monyet itu adalah Wanara “ maka sang anak itu berkata “kalau begitu sekarang aku adalah CIUNG WANARA”..

Setelah beranjak menjadi seorang remaja ia bertanya” mengapa aku tidak seperti kebanyakan anak-anak yang lain memangnya siapa aku” kakek dan nenek tersebut menceritakan bahwa ciung wanara di temukan di atas keranjang yang hanyut dari negeri galuh, maka ciung wanara bermaksud mencari siapa dia dan diman orang tuanya, sang kakek yang mengurusnya memberikan sebuah telur yang dalam petunjuknya agar ciung wanara pergi kehutan dan menetaskannya di hutan terserah dengan cara apa,. Mendengar perintahnya itu maka ciung wanara pergi kehutan mencari unggas jenis apa yang harus menetaskan telur tersebut , maka didalam hutan tersebut dia bertemu jelmaan Prabu Permana Dikusumah yaitu Nagawiru dalam wujud ular yang bisa berkata dan menawarkan untuk menetaskan telur tersebut .

Beberapa waktu kemudian dengan cepatnya telur tersebut menetas menjadi anak ayam yang berbulu indah dan tegap, anak ayam tersebut tumbuh dengan baik dan sehat, maka ciung wanara memasukan anak tersebut kedalam keranjang dan melanjutkan perjalanannya menuju galuh. Di ibukota galuh , sambung ayam merupakan sebuah olahraga besar, baik raja dan rakyatnya menyukainya raja Brama wijaya memilikiayam jago yang besar dan tidak terkalahkan bernama si Jeling. Dalam kesombongannya , ia menyatakan bahwa ia akan mengabulkan keinginan apapun kepada pemilik ayam yang bisa mengalahkan ayamnya si Jeling.

Saat tiba di Galuh anak ayam Ciung Wanara sudah tumbuh menjadi ayam petarung yang hebat dan kuat. Sementara ciung wanara sedang mencari pemilik keranjang yang waktu ia masih bayi dimasukan kedalam keranjang tersebut, ia ikut bagian dalam turnamen sambung ayam tersebut yang dilakukan dikerajaan. Ayamnya tidak pernah kalah , kabar tentang anak muda yang ayam jantannya selalu menang disambung ayam akhirnya mencapi telinga sang Prabu Brama Wijaya yang kemudian memerintahkan Batara lengser  untuk menemukan anak tersebut . batara lengser ahirnya mengetahui bahwa anak muda tersebut adalah anak dari dewi naganingrum yang telah lama hilang setelah ciung wanara menunjukan keranjang yang dibawanya, maka batara lengser menceritakan siapa dia dan bagaiman sikap sang raja pada ibunya waktu itu, maka sang batara lengser mengajari ciung jika menang ayamnya mintalah sebagian kerajaannya untuk ciung wanara.

Keesokan paginya  Ciung Wanara muncul didepan sang Prabu Brama Wijaya dan menceritakan apa yang telah di usulkan lengser. Raja setuju karena dia merasa yakin akan kemenangan ayamnya , dalam pertarungan berdarah ini akhirnya ayam Ciung Wanara memenangkan pertarungan sehingga sang Prabu harus menepati janjinya karena telah disaksikan oleh orang banyak dan para penduduknya.
Sekarang  Ciung wanara menjadi raja sebagian dari kekuasaan Prabu Brama Wijaya . Ciung wanara mengatur siasat untuk menangkap sang Prabu dan Dewi Pangrenyep agar Terbongkar keburukannnya bahwa telah berbuat semena-mena dan menjadi raja yang tidak adil kepada masyarakatnya. Suatu hari Prabu Brama Wijaya diundang oleh Ciung  untuk dating memeriksa bangunan yang dibuatnya.. yang sebenarnya diperuntukan untuk memenjarkan Prabu Brama Wijaya dan Dewi Pangrenyep. Dengan sedikit strategi  akhirnya dengan enaknya Prabu dan Dewi pangrenyep memasuki ruangan tersebut dan seketika itu ditutuplah rapat-rapat ruangan tersebut , sang prabu berteriak dan meminta penjaga membukakan pintu ruangan tersebut namun tidak ada yang mendengarkan karena memang selama ini para prajurit sudah mengetahu kebusukan rajanya sendiri.

Lain tempat putra dewi pangrenyep Hariang Banga, merasa sangat terpukul akan kabar ditangkap ibunya , maka ia melancarkan pemberontakan dengan mengumpulkan banyak baladtentara untuk menyerang adiknya Ciung wanara, Hariang Banga merupakan pangeran yang kuat dan tangguh, pertempuranpun tidak bisa di elakan lagi antara adik dan kakak terus bertempur , sehingga Ciung Wanara berhasil mendorongnya ke daerah tepian sungai Berebes, namun tetap peperangan tida bisa dikatakan ada yang menang atau kalah.

Didalam kemelut peperangan ini dikisahkan munculah Prabu Adimulya Sanghyang Cipta Permana Dikusumah beserta istrinya Dewi Naganingrum bersama hadir  dan didampingi Batara Lengser melerai perseteruan itu dan menjelaskan kepada masyarakat apa yang sebenarnya terjadi  dengan suara lantangnya …

“Hariang Banga dan kau Ciung Wanara !”… “Hentikan Peperangan ini..kalian berdua adalah saudara dan kalian adalah anak-anaku yang akan memerintah negeri ini,.. Ciung Wanara kau digaluh .. dan kau Hariang Banga  kau di Timur sungai berebes buatlah Negara baru” dengan penjelasan dari ayahnya maka berhentilah peperangan tersebut, Hariang Banga membuat negeri baru bersama pengikutnya yanga merupakan Cikal bakal berdirinya kerajaan di jawa seperti Majapahit dan banyak lagi, sedangkan Prabu Brama Wijaya beserta Dewi Pangrenyep menjalani sisa hukumannya karena mereka memang telah bersalah.

Kini kerajaan galuh kembali menjadi tenang diatas pemerintahan Ciung Wanara yang bergelar Prabu Jayaprakasa Mandaleswara Salakabuana dan Hariang Banga yang memerintah di daerah Jawa dengan Gelar Jaka Susuruh, cahaya kembali menyelimuti kerajaan Galuh yang mempunyai pusatnya di daerah KARANG KAMULYAN , seakan rembulan yang menyinari dimalam hari kini benar benar terjadi , ketentraman dan kebahagian masyarakat Galuh kembali tercipta yang sekian lama dirindukan .

Ciung wanara memerintah antar tahun 739-783 Masehi sekitar 44 tahun dengan wilayah dari Banyumas sampai Citarum Krawang. Dikawasan Karang Kamulyan yang berdiri kurang lebih 25 Ha meninggalkan sisa-sisa kejayaan dan  peradaban jaman batu besar atau Megalitikum yang ditandai dengan adanya menhir dan dolmen  yang biasa disebut batu yang menyerupai pelataran seperti candi , dan dikuatkan dengan sebuah mata air atau sumur sebagai sumber penghidupan waktu itu , yang diberi nama sumur CIKAHURIPAN yang mempunyai arti air kehidupan , dan sumur ini akan tetap ada airnya walaupun kemarau lama tanpa berkurang dan tanpa bertambah.

Dengan cerita ini bisa kita ketahui bahwa tradisi orang sunda menuakan orang jawa telah terbuka bahwa asal muasalnya kerajaan yang berdiri di daerah jawa seperti MAJAPAHIT merupakan pengembangan dari jawa barat yaitu orang suku sunda, yang berada di kerajaan Galuh , karena kerajaan Galuh merupakan kerajaan yang ada di Jawa barat sebelum Majapahit berdiri. Yang dibawa oleh kakaknya Ciung Wanara yaitu Hariang Banga  alias Jaka Susuruh kedaerah Jawa bagian Timur.


Sampai sat ini cagar budaya KARANG KAMULIAN dengan nama terkenalnya  CIUNG WANARA tetap terkenal  di antara tempat wisata dikota Ciamis selepas masa kelamnya ketika waktu itu, sekarang memberikan keberkahaan bagi para pedagang disekitar area Cagar budaya ini.

Tuesday, August 27, 2013

wahyu hadi nugroho: seni lukis dan kerajinan

wahyu hadi nugroho: seni lukis dan kerajinan: SENI LUKISAN DALAM MEDIA BARANG BEKAS Bagi yang Berminat  dan memesan juga bisa menentukan motif atau jenis lukisan yang anda sukai Bisa...

seni lukis dan kerajinan

SENI LUKISAN DALAM MEDIA BARANG BEKAS
Bagi yang Berminat  dan memesan juga bisa menentukan motif atau jenis lukisan yang anda sukai
Bisa Hubungi di No. 085719651468.

contoh :






Saturday, January 12, 2013

SELAMATKAN ALAM NEGERI INI DENGAN FLORA
BERSAMA CV.MITRABIBIT 

Bila kita merenungi dan menghayati dari setiap kejadian alam sekarang ini semua terjadi berdasarkan berkurangnya volume tumbuhan disetiap tempat, sehingga bencana banjir dan longsor kerap terjadi. Menimbulkan hal yang sudah tidak asing bila dalam kabar berita bila memasuki musim penghujan pastilah ada banjir dan longsor, jika kita membandingkan dengan waktu yang kebelakang sangatlah langka terjadi , karena keseimbangan alam dan habitatnya . 

Sebagai pewaris negeri ini tidak sepantasnya kita semua membiarkan hal tersebut berkelanjutan hingga menurunkan kepada anak cucu kita, mungkin akan tercipta ketidak nyamanan dan dihantui rasa ketakutan. Sesuatu hal yang dapat kita gerakan sekarang ini dengan menanamkan rasa tanggung jawab dan penuh kasih untuk masa yang akan datang dengan menggalakan penanaman tumbuhan dari sejak dini baik secara pribadi ataupun secara kelompok. Mungkin bagi golongan tertentu yang sibuk dengan hal pekerjaannya menjadi tidak sempat untuk mencari jenis tumbuhan yang berkualitas dan cocok baik untuk penghijuan ataupun jenis yang lain untuk sekarang ini sudahlah tidak sulit karena ada salah satu media Online untuk pemesanan bibit yang kita perlukan yaitu di  "MITRA BIBIT"   mitra bibit ini merupakan web penjual berbagai jenis tanaman yang bisa di andalkan kualitasnya, sehingga tidak sedikit para pemesan yang sudah berlangganan kepada situs tersebut. 
CV. Mitra Bibit jual bibit tanaman berkualitas, dengan adanya web online ini kita semua bisa lebih mudah 
Hijaukan bumi bersama mitrabibit.com, dengan kemudahan-kemudahan tersebut kita bisa selamatkan alam negeri ini sebagai warisan anak cucu kita dimasa yang akan datang.

JENIS UNGGULAN YANG ADA DI MITRA BIBIT ADALAH : 


semua yang kita lakukan untuk memperindah negeri ini dan mewujudkannya dalam kenyamanan janganlah merasa lelah dan mengharapkan imbalan yang lebih dari siapapun, yang paling berharga dan mebanggakan untuk masa penerus diantara kita, bahwa kita telah berjiwa besar dalam penyelamatan keseimbangan alam negeri ini.  jika kita menanam satu pohon saja kita sudah bisa membantu dalam kelestarian dan penciptaan udara yang segar bagi setiap orang, bahkan akan terus hidup sepanjang pohon tersebut tetap lestari.

Tumbuhkan kesadaran dalam diri kita untuk mencintai alam ini sehingga menimbulkan kesegaran yang murni dan kenyamanan. tetap jaya negeri ini bersama   CV. Mitra Bibit.





Friday, January 11, 2013

KONTAK
NAMA        :  WAHYU HADI NUGROHO
ALAMAT    : JL.JATI 1 BLOK C01 PERUM MARGAHAYU BEKASI 17113
E-MAIL       : hadinwahyu@yahoo.co.id
TLP              : 085719651468- 082125521997
TWETTER    : @HaWahyu

Tuesday, January 1, 2013



MULIAKAN  KEMANDIRIAN KELUARGA
DENGAN BANK MANDIRI

Saatnya anda dan keluarga berbagi kebersamaan dan kebahagiaan dimasa sekarang dan masa yang akan datang dengan penuh keharmonisan dalam menyusun setiap langkah dengan perlahan dan pasti, perncanaan yang baik akan menghasilkan yang baik, buat keluarga yang muda ataupun keluarga yang sudah senja, semua bisa kita dapatkan perencanaan dan jalan dimana lagi selain di dalam kebijakan - kebijakan Bank Mandiri memberikan semua jalan untuk kita semua tanpa ada batasan status atau golongan karena semua untuk bersama.  bagi para perencana muda seperti yang baru menapaki keluarga baru yang harus sejak dini mempunyai perencanaan guna kesejahteraan di masa yang sekarang dan yang akan datang sepertihalnya sistem kredit untuk keperluan keluarga dengan cara yang sangat ringan dan disesuaikan dengan keadaan, diantaranya kebijakan :
MANDIRI KTA,  adalah fasilitas kredit untuk memenuhi berbagai kebutuhan anda dengan mudah tanpa agunan atau jaminan, dalam hal ini juga  mandiri kta mempunyai beberapa fitur atau jenis diantanya mandiri kta Reguler, mandiri kta payroll, mandiri kta Take over, dan banyak lagi diantaranya yang masuk kedalam kebijakan kredit tanpa agunan tersebut.

Untuk perencanaan selanjutnya bagi memuliakan keluarga yang kita bangun dengan kemandirian yaitu adanya tepat tinggal yang baik karena bisa dikatakan sempurna perencanaan dalam keluarga adanya tempat berlindung dan berteduh tanpa menggantungkan kepada orang lain , hal itu pun bagi Bank Mandiri memberikan kebijakan lagi bagi semua masyarakat agar bisa mewujudkannya dan di sesuaikan dengan tingkat  kemampuan yang pasti berbeda satu sama lainnya kebijakan  tersebut adalah kebijakan
MANDIRI Kpr ialah fasilitas pinjaman yang diberikan untuk pembelian rumah tinggal/Apartemen/Ruko baik melalui Developer maupun penjual perorangan. Keuntungan yang dapat diperoleh diantaranya Proses cepat dan mudah, suku bunga kompetitif, dan jangka waktu pun sampai dengan 15 tahun. hal ini yang membuat kemudahan bagi siapa saja untuk bersiap dan mewujudkan kemandirian untuk keluarga yang kita bangun dengan kemuliaan dan kesejahteraan. 

setelah kita bisa dapatkan dan kita wujudkan saatnya kita membuat sebuah perencanaan untuk masa selanjutnya yaitu mempersiapkan tabungan untuk segala hal sesuatu yang terjadi pada diri kita baik itu peristiwa yang baik atau peristiwa yang tidak diinginkan ataupun suatu infes untuk masa depan, hal tersebut MANDIRI Tabungan,  memberikan kemudahan dan kenyamanan sehingga kita bisa bertransaksi di 8.996 ATM Mandiri, 26.000 ATM Bersama, 23.602 ATM link, 31.700 ATM Prima maupun 1.700.000 ATM berlogo VISA diseluruh dunia. dan  Bank Mandiripun memberikan program Undian berhadiah pagi para nasabahnya. dengan kebijakan tersebut kita tidak akan tersulitkan bahkan mempermudah setiap perencanaan apapun itu. Setelah tabungan kita miliki kitapun dalam membina keluarga pasti mempunyai target dalam hal sesuatu conthnya bagi umat muslim pergi ke Baitullah (Mekah) menunaikan ibadah Haji, pendidikan Putra - Putri anda dan banyak lagi ,itu bisa kita rencanakan atau ditargetkan dalam pendanaan , mungkin bagi orang yang bisa menyimpan akan cukup dengan tabungan yang dimiliki tapi bagi orang yang masih belum bisa mengontrol tentang keuangan sangatlah sulit dalam menargetkan dan merencanakan, dilihat dari hal tersebut Bank Mandiri juga mempunyai kebijakan yang tidak kalah bagusnya untuk membantu hal tersebut yaitu dengan program 
MANDIRI Tabungan rencana, Tabungan dengan setoran wajib bulanan yang memberikan anda ekstra perlindungan asuransi, tersedia dalam valuta Rupiah ataupun asing US Dollar. jadi jika dilihat lebih jelas kembali perbedaan antara Mandiri Tabungan dan Mandiri Tabungan rencana adalah terletak di perlindungan asuransi dengan gratis, dan dirancang agar keinginan kita bisa terwujud. 

Jadi hal sesuatu yang kita dapatkan dengan adanya Bank Mandiri di antara kita untuk keluarga adalah kemudahan - kemudahan tanpa ada beban yang serius bahkan memecahkan masalah yang selama ini kita masih bingung bahkan ada rasa tidak mungkin saya dapatkan, tapi pemikiran itu sudah sangatlah jauh jika kita telah mengenal setiap programnya. ada satu hal lagi yang akan memudahkan anda untuk bertransaksi ataupun berbelanja dikarenakan hal, seperti lupa membawa uang tunai atau bayar tagihan bulanan , dengan permasalahan ini kebijakan Bank Mandiri kembali  mengadakan solusi yang terbaik untuk anda yaitu dengan adanya Mandiri Kartu Kredit suatu fasilitas kartu dari tabungan Mandiri/Giro Rupiah perorangan yang memberikan anda keuntungan dan keleluasaan penggunaan seperti kartu kredit. kemudahan - kemudahan yang kita dapatakan diantaranya : 
- Kemudahan berbelanja di seluruh dunia
- Kemudahan cek saldo dan penarikan di seluruh dunia
- Kemudahan untuk melakukan pembayaran dan pembelian di ATM Mandiri
- kemudahan bertransaksi dengan layanan perbankan 24 jam Bank Mandiri

Dengan semua Kebijakan - Kebijakan yang ada di dalam Bank Mandiri akan mewujudkan kesejahteraan bagi keluarga dan bisa memuliakan kemandirian kita untuk membina keluarga, dari kata Mandiri berarti berdiri sendiri dalam keluarga  membangun kesatuan yang utuh untuk keharmonisan dan kenyamanan pada setiap langkah dalam perjalanan hidup yang kita lewati , segeralah dari sedini mungkin sebuah perencanaan menuju hari senja yang ceria bersama BANK MANDIRI Kita bisa Memuliakan keluarga sampai hari menuju Senja. jadilah Permata diantara kami menuju Cahaya diantara Negeri.





Sunday, December 30, 2012

WISATA HATI.net
alhamdulillah di penghujung tahun ini 2012 dan akan mengawali tahun baru ,,menjadi sebuah renungan dan lembaran yang telah dilewati di tahun lalu, rasa senang duka akan menghiasi disetiap perjalanan yang kita lalui... harapan diakhir tahun dan harapa di awal tahun akan sangat terasa karena kita sudah bisa evaluasi dari setiap kejadian,,, benahi dalam diri sebelum benahi yang diluar menyadari akan lebih baik daripada berkeras hati.. penulispun mempunyai harapan untuk keluarga kecinya... agar selalu mendapatkan kebahagiaan,,,rasanya ingin sekali bahkan harus....ditahun yang baru nanti penulis bisa memberikan yang terbaik buat keluarga dam masyarakat negeri ini,,,dalam segala hal. yang pasti penuh tawakal dan ikhtiar yang berdasarkan hal yang baik menurut ketenyuan agamanya masing-masing.



Saturday, December 22, 2012

Telah Hadir Strategi untuk mendapatkan INCOME insya Allah SANGAT LUAR BIASA melalui program MUAMALAH dan SEDEKAH yang prakarsai oleh Ustadz Yusuf Mansur..
Juga didukung WEB SUPPORT JOINSYARIAH.COM yang telah TERBUKTI sangat mampu membantu para member mendapatkan PROSPEK dan MEMFOLLOW UP calon member hingga perkembangan JARINGAN meningkat cepat.
Bergabung dan daftarlah bersama kami, insya Allah BONUS DUNIA & AKHIRAT. amin.

Hub.085719651468
klik www.JOINSYARIAH.COM


Monday, November 26, 2012


KISAH NEGERI TIRAI SUTRA

Diantara pegunungan dan perbukitan yang menjulang tinggi terdapatlah sebuah negeri yang damai tidak ada satupun yang  saling  mencela ataupun menghina satu sama lainnya , negeri yang makmur dengan hasil pertanian yang cukup untuk semua keperluan penduduk negeri tersebut. Dari kemakmuran tersebut sangat banyak para perampok dan bajak laut yang ingin menguasai negeri tersebut sebagai tempat markas penyimpanan harta-harta yang mereka rampas dari negeri orang, tapi dengan kegigihan para penduduk selalu bisa menghalau para perompak bajak laut  ataupun yang lain tanpa ada korban jiwa . bahkan para perampok menjuluki negeri itu adalah negeri tirai sutra yang penuh dengan harta tapi sangat sulit untuk menembusnya ibarat kepompong ulat sutra yang sangat sulit merajutnya dan akan menjadi barang yang indah bila sudah terajut.

Suatu saat disalah satu kapal perompak bajak laut yang cukup terkenal dengan nama “Tengkorak Hitam” tengah berlayar mengarungi selat Indonesia dan memasuki wilayah kepulauan seribu ,disana mereka mendengar ada sebuah negeri yang begitu kaya akan sumber daya alamnya dan rempah-rempah yang dijuluki Negeri tirai sutra , seorang pemimpin perompak itu adalah seorang pelaut yang ganas dan licik tidak ada satupun negri yang ia singgahi yang tidak takhluk ditangannya , kekuasaan negri jajahannya mencapai samudra hindia hampir semua negeri di tujuh samudra yang ada di dunia ini ia kuasai. Mendengar kabar tersebut sang kepala bajak laut ini berlayar kepesisir negeri tirai sutra dan menyusun rencana untuk mendapatkan dan menguasai negeri tersebut , ia mempunyai rencana lain dari yang sudah-sudah ia lakukan terhadap kebanyakan negeri yang ia kuasai, karena ia sudah mendengar sulitnya menguasai negeri tirai sutra ini ia mempunyai siasat bersama anak buahnya berpura-pura terdampar di sebuah pantai yang hanya memakai perahu kecil dan berpakaian layaknya orang yang telah habis terbajak di laut lepas dia akan menguasai negeri tersebut dengan cara yang halus ,sebuah cara yang licik dan cerdas. Akhirnya rencana itu mereka jalankan di tepian pantai yang tidak jauh dari pemukiman warga tirai sutra tersebut, kepala perampok itu bernama “Sanghara Durja” nama yang cukup seram dan disegani dikalangan perompak laut, tapi kini untuk menjalankan rencananya ia merubah nama menjadi “Arya Sukma” , setelah beberapa saat menunggu ada penduduk kampung berjalan kearah pantai mereka langsung menjalankan rencananya Arya Sukma alias raja rompak berpura-pura bergeletak di pasir pantai yang putih bersama ketiga anak buahnya dan meminta tolong “ tolong….tolong… siapa saja yang mendengar tolonglah kami….!?”  Mendengar ada yang meminta tolong penduduk negri itu yang melewat kearah tepi pantai mencari sumber suara yang meminta tolong tersebut, ternyata ia saksikan ada empat sosok tubuh tergeletak ditepian pantai yang nampak seperti terdampar. Setelah beberapa saat meminta pertolongan kepada warga lain keempat orang perampok itu di bawanya ke rumah kepala desa negri tirai sutra tersebut tanpa ada kecurigaan sedikitpun dari penduduk desa tersebut, mereka diobati dan dijamu dengan sangat baik sekali . kemudian kepala desa bertanya kepada salah seorang yang terdampar itu “ bagaimana kalian bisa sampai ketempat kami.. sangat jarang sekali ada orang yang terdampar karena merupakan lautan lepas … dan siapa nama kamu..!?” kepala perompak itu dengan nada sedikit terkaku-kaku mengarang cerita “ ka..ka..kami telah dirampok oleh bajak laut..kammmi.. dari negri yang sangat jauh ..se..sekarang kami sudah  tidak ada lagi tempat tinggal ,, nama saya Arya sukma ..pak..!” dengan raut wajah yang sedih kepala rampok itu bisa memperdayai kepala desa, kepala desapun menepuk pundak Arya suka(kepala rampok) dan berkata dengan kelembutan “ sudahlah kalian jangan bersedih dan jangan tangisi sesuatu yang sudah hilang dari kita mungkin itu yang terbaik buat kalian dari tuhan.. kalian boleh tinggal di negeri ini ,kamipun sangat senang “ mendengar perkataan kepala desa tersebut hati Arya sangat senang karena rencananya berjalan lancer, ia saling memandang kepada anak buahnya dan memancarkan kepuasan karena rencana tahap awal telah berhasil tanpa ada halangan yang berarti. Dari hari kehari arya berbaur dengan penduduk negeri tersebut  dia sedikit demi sedikit telah menyusun rencananya dengan sangat matang sekali, mereka tinggal menunggu waktu yang pas untuk menguasai semuanya. Keseharian para rampok tersebut mengikuti kegiatan-kegiatan penduduk negeri tersebut, berjalan dan seiringnya waktu Arya Sukma alias kepala rompak laut itu mendapaatkan hal yang tidak ia duga sebelumnya , ia hanya mengerti membunuh dan merampas hak orang lain tapi di negeri ini ia mendapatkan pengajaran yang jauh lebih dari yang ia kira , menghargai satu sama lainnya, tidak menanamkan rasa buruk sangka terhadap seseorang dan sayang menyayangi untuk menjungjung tinggi setiap hak dan kewajiban. Dari situ sesuatu terjadi kepada Arya puta dan anak buahnya ketika arya putra mencabut pedangnya dan ingin membunuh kepala desa yang sudah berdiri dihadapannya , kepala desa itu tersenyum tak sedikitpun menampkan wajah yang takut hanya berkata “ jika tuhan telah memanggilku untuk kembali melalui tanganmu  aku ikhlas dank ku hargai kau sebagai penyampai amanah dari tuhan untuk membunuhku” baru kali ini ia mendapat jawaban seseorang yang sudah di ujung kematian seperti itu, tangannya bergetar dan tubuhnya yang kekar seakan tiada daya ketika mendengar nama tuhan yang selama ini ia lupakan, tubuhnya bersimpuh dihadapak kepala desa dan memohon ampun bahwa perjalanannya selama ini dipenuhi dengan dosa ia pun berkata “ bunuhlah aku pak..sekarang juga dengan pedangku sendiri agar aku bisa merasakan sakitnya orang-orang yang telah aku bunuh.. karena aku sudah tidak terampuni “ kepala desa lagi-lagi tersenyum dan berkata sambil memegang bahu Arya Sukma “ rasa penyesalan itu menjadi balasan dari tuhan untukmu kami takan menyimpan dendam dengan sikapmu justru kami bersyukur kamu dan semua teman-temanmu telah menyadari kekeliruan yang telah diperbuat, tuhan akan mengampuni hambanya yang menyesali perbuatannya. Setelah kejadian tersebut akhirnya seorang kepala rampok yang ganas dan sadis menyadari kesalahannya karena kelembutan orang-orang negeri tirai sutra, diakhir cerita mereka akhirnya menetap di negri tersebut Sanghara Durja alias raja rampok menetapkan namanya sebagai Arya sukma dan menjadi kepala desa setelah wapatnya kepala desa yang lama. Negeri itu kembali jaya dan tidak satupun bajak laut atau perampok yang berani kembali setelah di pegang oleh Arya Sukma.

TAMAT

Saturday, November 24, 2012


BUAH PINANG UNTUK NENEK..!

Semilir angin diantara perbukitan nampak menggoyangkan ranting – ranting pepohonan yang  mulai ditumbuhi daun-daun baru di kaki bukit yang di aliri air yang begitu jernih, nampaklah sebuah desa yang cukup ramai dengan hilir mudik penduduk  yang begitu semangat menyambut datangnya musim semi dan mulai bercocok tanam. Diantara rumah-rumah penduduk tersebut ada sebuah rumah yang menghadap kearah terbitnya sinar mentari pagi sehingga nampak terang diterpa sinar, rumah yang sudah mulai tua dimakan usia yang hanya beratapkan daun-daun kering dan bertiangkan kayu-kayu yang sudah hampir sebagian dimakan oleh rayap, penghuni rumah tersebut adalah nenek Siti yang tinggal dengan cucu prempuannya yang masih berumur 9(sembilan) tahun, Putri nama anak perempuan yang sangat lucu nan cantik itu.

Putri seorang anak yang selalu  tegar pantang menyerah diusianya yang masih sangat muda ia harus kehilangan kedua orang tuanya yang meninggal dalam musibah longsor di perbukitan, keseharian putri setelah pulang dari sekolah membantu neneknya di kebun dan sesekali membelah kayu bakar ketika sudah tinggal sedikit. Pekerjaan yang dilakukan putri tidak memandang itu pekerjaan seorang laki-laki ataupun perempuan dia hanya ada satu niat membantu neneknya agar lebih ringan , suatu malam nampak putri beserta  nenek siti tengah duduk bersama    diterangi  lampu lentera yang menempel di bilik rumahnya yang sudah mulai rapuh, putri yang tersenyum manis menatap kepada neneknya yang tengah mengunyah daun sirih dan buah pinang yang di satukan membuat bibir dan gigi neneknya menjadi berubah warna cairan  merah seperti darah, tapi itu bukanlah racun ataupun sesuatu yang berbahaya, nenek siti sangat senang terhadap  daun sirih dan buah pinang yang memang sangat berguna untuk penguat gigi dan menghindari bau tak sedap. Nenek siti mengusap kepala putri dan berkata” ada apa putri..memandang nenek setajam itu..?” putri memeluk tubuh neneknya seraya berkata “ aku sayang nenek …aku berjanji akan selalu dekat nenek..!?” nenek siti sangat sedih mendengar cucunya berkata bah seorang bidadari kecil yang sedang memeluk dirinya.

 Suatu saat di siang hari yang berkebetulan hari itu adalah hari libur bagi putri dijadikan hari penuh untuk membantu nenek baik ke kebun dan dirumah, bagi seorang gadis kecil yang masih memerlukan saat-saat bermain dengan teman-temannya putri sudah dapat membedakaan kapan waktunya ia bermain dan bekerja membantu neneknya . siang itu putri tengah merapihkan kayu bakar di belakang rumah dengan wajah yang ceria sehingga tidak ada raut wajah yang dibebankan, ditengah-tengah pekerjaannya itu ia di kejutkan dengan suara seseorang memanggilnya “ putri…putri…. Asalamualaikum..!?” putri menoleh kearah suara yang memberikan salam tersebut  dan menjawab salamnya “ wa’alaikumsalam…..eh kamu sila…! Aku kira siapa…?” ,seorang teman  yang biasanya bermain dan belajar bersama.  Setelah tidak lama putri menyelesaikan pekerjaannya ia kembali berbicara kepada sahabatnya itu “ sila.. kamu sudah mengerjakan tugas agama dari pak guru ahmad ..belum  ?” silla menggelengkan kepala dan berkata “ belum put… makanya aku kesini mau mengajak kamu belajar dan menyelesaikan tugas agama..!?” putri memandang kearah sahabatnya silla dan tersenyum manis seraya berkata kembali “ o..ya… aku sangat senang boleh…. Kita kerjakan nanti bersama di rumah ku ya…!?” ditengan percakapan dua gadis cilik yang nampak duduk di teras rumah yang beralaskan bambu yang di sebut bale-bale bagi orang  Jawa Barat menyebutnya, nampak nenek siti telah pulang dari kebun dan melihat putri bersama temannya yang sudah tidak asing lagi bagi nenek siti karena memang sudah sering silla datang kerumah putri untuk belajar bersama.

Nenek siti tersenyum dengan raut wajahnya yang nampak sudah dipenuhi garis-garis perjuangan diusianya yang sudah tidak muda lagi, tapi senyumnya dan putih giginya nampak masih kokoh dengan usia setua nenek. Putri melihat akhir – akhir ini nenek sudah jarang mengunyah daun sirih karena buah pinang yang sudah habis sedangkan untuk mencarinya lumayan sulit karena pohon pinang yang tinggi dan sudah mulai jarang berbuah di musim ini, dalam benaknya  putri sangat sedih .

Dipagi yang mengawali hari liburnya putri bermaksud mencarikan buah pinang untuk neneknya ia sudah menyusuri kebun dan hutan di kaki bukit berharap mendapatkan buah pinang yang jatuh tapi masih blm mendapatkan satupun , ia terus berjalan dan ketika hatinya mulai patah harapan ia melihat satu pohon pinang di pekarangan rumah seorang penduduk kampung, ia memberanikan diri meminta buah pinang kepada yang punya ,tapi sayang saat itu yang punya akan pergi ke kebun jadi tidak bisa mengambilkannya hanya memberikan ijin jika bisa ambil sendiri menggunakan galah. Sesaat putri merasa sangat sulit dengan tubuh kecilnya mengangkat galah yang cukup berat untuk ukuran anak perempuan seperti putri, tapi ketika melihat buah pinang seakan ia melihat bayangan neneknya yang ia sayangi pengganti kedua orang tuanya yang sudah tidak ada lagi, akhirnya dengan tekad yang ia miliki walau hanya anak perempuan dia bisa mendapatkan buah pinang tersebut tanpa merasa telapak tangannya yang lembut merah dan terluka, ia berlari ke rumahnya dan mengucapkan Alhamdulillah akhirnya aku bisa. Sesampainya di rumah neneknya  nampak tengah merapihkan lembaran sirih dan termenung karena buah pinangnya sudah habis, ketika putri memberikan buah pinang alangkah senangnya dan meneteskan air mata haru setelah melihat telapak tangan cucunya yang ia sayangi luka hanya untuk mendapatkan setangkai buah pinang. Tubuh mungil putri di peluknya dan mengucapkan syukur kepada tuhan.

TAMAT

Friday, November 23, 2012


SETETES NIRA DIANTARA PENGHIDUPAN DAN KESUKSESAN

Pagi yang  berselimutkan  kabut yang tebal membungkus perbukitan dan gunung yang tinggi, sinar mentaripun terasa sulit menembusnya hanya bisa menunggu turunnya kabut tersebut  yang perlahan  kian lama kian nampak dan menyelinap diantara celah kabut yang tipis bagaikan pancaran  kehidupan yang menerpa setiap dinding yang kokoh. Suara – suara kicauan burung mulai membuka pagi yang sepi dan ngauhan kerbau yang seakan pemberitanda kepada tuannya, nampaklah beberapa sosok orang tengah berjalan menaiki bukit dengan bambu dibelakang punggungnya mereka menyebar diantara perbukitan yang cukup luas dan sangat banyak ditumbuhi pohon-pohonan yang rindang. Suatu daerah yang masih sangat memelihara arti dari setiap kehidupan  yang  tumbuh dan berjalan  di atas muka bumi ini.

Pagi itu disebuah rumah yang berdindingkan anyaman bilik tercium aroma wangi yang menyengat  dengan kepulan asap di antara tumpukan kayu-kayu kering, seorang ibu dengan seorang anak laki-lakinya tengah memasak sebuah cairan yang pasti bukan air sembarang karena dari air ini akan menghasilkan sesuatu yang sangat berharga bagi mereka, emak isah begitu semangat dengan cutik kayunya mengaduk dengan sangat hati-hati cairan itu sehingga kian lama kian menggumpal walaupun sesaat ia mengusap keningnya yang dipenuhi keringat yang mengalir dengan hawa panas yang terasa diantara bara api yang menyala ,tapi ia tetap semangat. Sedangkan asep anak laki-lakinya menyiapkan cetakan seperti gelang-gelang yang terbuat dari bambu diatas plastik ,disinilah tahap perjuangan dan proses yang cukup lama . asep sudah nampak menyiapkan semuanya ia akan bersiap kembali pergi ke kebun untuk melanjutkan rutinitasnya setelah menyadap pohon aren dan mengambil air nira hasil sadapannya itu ia akan bercocok tanam ,sedangkan ibunya akan mengolah  air nira hingga menjadi gula sampai siap untuk dijual. Siang itu terasa sangat panas terasa bagi asep yang tengah membersihkan alang-alang dan rumput di kebun, beberapa saat kemudian ia beristirahat di bawah pohon beringin dan menatap kearah perbukitan  pandangannya tertuju kepada salah satu pohon aren yang nampak menjulang tinggi dalam hatinya berkata “ pohon aren  sangat tinggi sekali  tapi sepertinya lengan buahnya sudah jadi aku harus menyiapkan tangganya untuk bisa menggapainya untuk ku sadap” sesaat setelah memalingkan pandang kearah  pohon tersebut asep melanjutkan kembali pekerjaannya ,siang bergulir dengan cepat tidak terasa sore asep tengah bersiap membereskan pekerjaannya dan bersiap menaiki pohon aren yang tadi pagi ia ambil airnya dan akan dipasang kembali dengan bambu  kosong sebagai wadah setiap tetesan air nira tersebut, ia pun mendapatkan kembali air nira untuk dikumpulkan di rumah dan dimasak. Setiap sehari asep harus menaiki pohon aren dua kali yaitu pagi dan sore hari, setelah semua selesai asep pulang dengan membawa air nira tersebut dan memikul seikat kayu bakar untuk bahan bakar esok pagi, langkahnya yang perlahan menandakan rasa letih tapi buat dirinya hanya ini yang ia bisa lakukan bersama emak untuk dapat melangsungkan kehidupannya dan mengucapkan syukur bahwa hari ini dia sudah mendapatkan kembali rejeki. Setelah sampai dirumah asep segera menuangkan air nira yang hanya seperempat lodong bambu (bambu yang dipotong ruasnya untuk penampungan air nira di sadapan) emak nya tersenyum dan bersyukur sore ini kita masih diberikan rejeki oleh tuhan. Beberapa saat kemudian emak isah hanya memanaskan air nira ini dan mengangkatnya untuk pagi nanti disatukan dengan air nira jika ada, dan tidak akan berasa asam. Malam yang semakin larut nampak lentera tempel menerangi ruangan kamar asep yang terlihat asep tengah membuka sebuah buku-buku sekolahan yang ia pandangi dan sesekali  dilihat kembali ,hatinya selalu berharap ia bisa kembali bersekolah untuk dapat meraih apa yang ia harapkan . untuk saat ini asep tidak bisa berbuat apa2 hanya berdo’a dan berusaha mencari lebih untuk dia dan ibunya yang hanya seorang diri karena ayahnya sudah lama wafat.   Segudang harapan ia tanamkan pada dirinya dengan penuh keyakinan bahwa suatu saat dia akan bisa . tak terasa waktu semakin larut asep menyaksikan ibunya yang terbaring diatas dipan tanpa alas  seraut wajah penuh bersyukur terpancar dari wajahnya, kian lama  aseppun mendapati rasa ngantuk yang sangat  akhirnya  matanya menutup dan beristirahat.

Keesokan harinya sepulang menyadap asep duduk sejenak melepas lelah yang memang cukup jauh perjalanannya matanya melihat kearah ibunya yang sedang membungkus gula dengan daun kelapa yang sudah kering dan ditata dengan rapihnya, emak isah berkata  kepada asep yang sedang duduk di tepian tungku dan bara api “ sep… Alhamdulillah kita sudah punya beberapa gula yang sudah siap dipasarkan kapan kamu akan pergi kepasar..?” asep duduk mendekati ibunya dan berkata dengan penuh cinta kasih “ Alhamdulillah emak…. Kita masih dipercaya untuk menuai rejeki dari pohon aren ,,,insya allah sebentar lagi asep akan pergi kepasar emak..!” emak isah menyiapkan tiga bungkus gula untuk asep bawa kepasar, setelah semuanya siap asep pergi menuju pasar yang jalannya lumayan jauh harus melewati beberpa kampung , perjalanan yang cukup melelahkan hanya dengan tiga bungkus gula merah yang berharap bisa cepat habis terjual dan mendapatkan kebutuhan untuk kesehariannya. Perjalanan yang lumayan melelahkan itu ternyata membuahkan hasil sebelum asep sampai kepasar di tengah perjalanan disalah satu kampung yang dilewatinya , gula dagangannnya telah habis terjual . “Alhamdulillah ya allah hari ini kau balas perjuanganku dengan rejeki yang kau berikan..” asep berkata dalam hatinya seraya mengusapkan kedua telapak tangan ke mukanya. Hari semakin siang perjalanannya sangat terasa panas sesekali asep beristirahat di antara pepohonan yang bisa melindunginya dari panasnya matahari.

Setelah sampai dirumah ibunya emak isah merasa heran karena asep lebih cepat pulang daripada biasanya “ asep…kamu sudah pulang tumben secepat itu..?” sambil memandang kearah asep yang tengah duduk dibale-bale rumah melepas lelah dan meminum secangkir air putih ditangannya, asep menarik nafas panjang dan berkata sedikit tertahan dengan nafasnya yang masih belum teratur “ al…alhamdulillah emak… dagangan kita telah hab…bbis..terjual sebelum asep sampai kepasar..” seraya asep mengeluarkan tiga lembar uang sepuluh ribuan dan dua ribuan dari saku celananya diberikan kepada emaknya , emak siti tersenyum dan bersyukur “ alhamdulilah  ini rejeki kita anaku..emak akan pergi dulu kewarung untuk membeli minyak lampu yang sudah habis dan makanan” emak isah pergi menuju warung kampung yang sudah ia biasa membeli bahkan mengutang ketika belum ada uang , asep memandang ke pelataran rumahnya dan memandang kearah ibunya yang berjalan hatinya merasa sangat sedih tetapi ia tetap bersyukur dengan apa yang  ia dapatkan ,hanya ada dalam tekadnya  bahwa ia harus lebih giat lagi bekerja untuk kehidupan yang lebih baik lagi. Setelah beberapa saat istirahat asep teringat akan pohon aren yang ia pandangi di tepian bukit yang memang pohon aren  tumbuh di tanah milik pemerintah ia langsung bersiap-siap pergi kembali ke kebun ditepian bukit untuk melihat apakah pohon aren  masih bisa dia sadap sebelum di dahului oleh penduduk kampung yang memang diantaranya  menggantungkan penghasilan dari menyadap pohon – pohon  aren  tersebut, beberapa waktu kemudian asep telah berada di bawah pohon aren  yang  cukup tinggi dan tua  ia mendirikan tangganya yang biasa didaerah jawa barat di sebut “SIGAY” (satu pohon bambu yang di tancapkan pijakannya kiri dan kanan tanpa ada pegangan diantara kedua sisinya ) yang di tempelkan di pohon aren dan di ikat, asep memandang keatas pohon aren hatinya sedikit ragu apakah bisa ia mencapai lengan buah aren dengan ketinggian yang lebih daripada biasanya, tapi tekad dan niatnya karena setiap tetes dari air  ini sangat berharga baginya dan ibunya ia langkahkan kaki menaiki sigay setapak demi setapak  dengan sangat hati-hati yang akhirnya dengan tekadnya ia dapat mencapainya lengan buah pohon aren yang masih muda dia gapai dan dibersihkannya sedikit demi sedikit sebelum ia memuku-mukul diantara lengan buah itu menggunakan pemukul kayu agar harapan air yang keluar akan banyak setelah nanti di potong lengan buahnya itu, tradisi itu sudah sangat turun temurun dari sejak dahulu sehingga akan terdengar sangat nyaring ketika memuku-mukul pohon aren diantara lengan buahnya dan akan terdengar saling bersahutan satu sama lainnya , sebuah tradisi yang memang jika tidak dilakukan akan susah mendapatkan air nira tersebut unik tapi nyata, itulah sebuah tahap awal proses yang sangat –sangat sulit dilakukan bagi yang belum terbiasa.

Setelah merasa sudah bersih dari serat dan kotoran di lengan buah nira tersebut asep mengikat bakal buah atau bisa dikatakan bunga pohon aren tersebut , setelah semua dianggap beres asep turun kembali dan akan ia potong memulai penyadapan menunggu sekitar beberapa hari yang setiap paginya harus di pukul-pukul pohonnya diantara pergelangan tangan calon buahnya yang disebut “NINGGUR” daerah Jawa Barat bilang . setelah itu asep menaiki kembali pohon nira yang sudah disadap   ia menggambil hasil sadapan tadi pagi dan menggantinya dengan wadah dari bambu yang kosong yang disebut “LODONG “ untuk daerah jawa barat namanya, ketika ia melihat isinya asep bersyukur dan mengucapkan “Alhamdulillah..” walupun memang sekarang terasa sudah mulai berkurang karena entah apa yang  menyebabkannya yang pasti memang rejekinya yang diberikan tuhan hanya ini yang diberikan. Hari demi hari terus dilewati oleh asep dan emak isah begitujuga warga setempat yang mengeluhkan penghasilan sadapan mereka menurun, bagi asep dan emak isah ia tak sepatah katapun mengeluh dari yang didapatkannya  menyadap pohon aren tersebut. Dengan kondisi seperti ini banyak para penyadap kesulitan karena penghidupannya sebagian besar dari penyadapan pohon aren, tak sedikit para penduduk yang beralih profesi dari buruh bangunan sampai buruh dagang kekota besar karena mereka sudah tidak sabar lagi , dengan kejadian ini banyak pohon-pohon aren yang ditinggalkan penyadapnya karena sudah tidak bisa diharapkan. Bagi asep ia selalu setia dengan apa yang ia dapatkan bahkan dia ambil alih sadapannya di pohon aren yang ditinggalkan penyadapnya karena beralaskan keluarnya sudah sangat sedikit, hampir puluhan pohon setiap harinya asep menaiki ia kumpulkan setetes demi setetes dari pohon-pohon aren  tanpa ada keluhan karena asep menyadari kekurangannya dia sudah tidak punya apa-apalagi keahliannya hanya berkebun dan menyadap.

Waktu terus bergulir melewati semua yang terjadi asep seorang pemuda yang sangat berani dan sabar untuk mendapatkan hasil yang baik tanpa ada putus asa dalam dirinya ia jalani walupun sangat sulit terasa bagi ia dan emak siti, dengan kesabaran mereka akhirnya tiba kembali masa air nira yang melimpah hingga asep sangat kesulitan untuk mengolah bersama emaknya , para penyadap di kampung tersebut kembali kepada pekerjaannya yang utama yaitu menyadap pohon aren. Kesabaran dan ketekunan asep membuahkan hasil semua gula hasil olahan asep mendapatkan pelanggan tetap dari sejak kesulitan mencari gula waktu itu yang masih tetap bertahan hanyalah asep walaupun jika diperhitungkan dengan pengorbanannya lebih besar dari pada hasilnya.

Kini untuk asep dan emak isah sudah tidak pergi lagi kepasar jauh-jauh karena para pelanggan tetapnya akan menjemput kerumah setiap lima hari sekali menjadi suatu keberhasilan dan penghargaan dari tuhan yang ketika orang mengangap setetes air nira dari satu pohon sudah tidak ada gunanya lagi tapi bagi asep setetes nira sangat berguna sekali dan tidak akan dibiarkan terbuang begitu saja, dari setets air nira jika dikumpulkan sekian puluh pohon akan mendapatkan sesuatu yang cukup dan berkah dengan rasa bersyukurnya.

Malam hari yang terasa dingin nampak emak siti dan asep duduk berdua selepas solat magrib dan bercerita “ asep anaku.. apakah kamu masih ingin untuk melanjutkan sekolah nak..?” Tanya emak siti seraya menepuk pundak anaknya , “ em..m jujur asep memang sangat menginginkan itu emak ..tapi..untuk sekarang asep rasa harus mengubur keinginan tersebut ,,!?” asep menundukan kepala  “ asep… mengapa berkata seperti itu ..emak harap jika memang sudah ada kemauan maka segeralah mendaftar..!?”..emak siti memperjelas dukungannya , “ tapi….jika asep sekolah kembali siapa yang akan membantu emak..?”

Asep masih merasa berat memutuskan diantara dua sisi tersebut, “ asep jika kamu yakin kamu masih tetap bisa bantu emak disini ,….. kebetulan emak sejak duatahun yang lalu selalu menabung di bambu ini.” Emak siti mengambil sepotong bambu  yang terisi uang didalamnya yang memang sudah disiapkan untuk tabungan sekolahnya asep. Asep sempat kaget dan merasa haru ia langsung memeluk tubuh ibunya dengan linangan air mata , bahwa begitu besar pengorbanan emak hanya untuk dirinya ia merasa belum bisa berarti . akhirnya asep daftar sekolah melanjutkan kesekolah menegah atas (SMA) walupun sudah telat dua tahun ia masih tetap semangat tanpa ada rasa malu untuk meraih ilmu dan cita-cita, aktifitasya masih tetap asep jalankan walupun sudah bersekolah  pagi hari sebelum sekolah asep akan segera menyadap pohon aren begitu juga sore hari karena sudah pualang sekolah, ia merasa sangat bersyukur kepada tuhan karena perjalanan ia hingga saat ini tak lepas dari setiap tetesan air nira yang selalu ia syukuri hingga keinginannya dan cita-citanya sampai terwujud tanpa ada yang dikorbankan. Darisetetes air nira ini menjadikan setiap penghidupan penuh berarti karena ini anugrah  tuhan yang diberikan dari sebtang pohon yang tidak menarik dilihat tapi mengeluarkan permata yang jernih setiap tetesnya . akhir cerita disebuah negeri ini yang tak jauh dari kehidupan nyata diantara pedesaan yang mayoritasnya menyadap pohon aren  bisa mendapatkan penghidupan yang baik dengan ketekunan dan kesabaran yang mereka miliki.

 

TAMAT